Fokus Kendalikan Hipertensi, Mahasiswa Profesi Ners Sukses Gelar Praktik Keperawatan Komunitas di Desa Belo Laut

Fokus Kendalikan Hipertensi, Mahasiswa Profesi Ners Sukses Gelar Praktik Keperawatan Komunitas di Desa Belo Laut

BELO LAUT, BANGKA BARAT – Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan menekan angka penyakit tidak menular, sebanyak 15 mahasiswa Program Profesi Ners Institut Citra Internasional Bangka Belitung sukses melaksanakan Praktik Keperawatan Komunitas dan Keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Mentok. Kegiatan intervensi lapangan ini dipusatkan di RT 02 Dusun II, Desa Belo Laut, Kabupaten Bangka Barat, dan berlangsung selama empat minggu, mulai dari 18 Mei hingga 13 Juni 2026.
Kehadiran para calon ners ini diawali dengan penyerahan resmi oleh dosen pembimbing, Ns. Riska Fadilah, M.Kep dan Ns. Yunita, M.Kep, kepada Kepala Puskesmas Mentok, dr. Mariya Ulfa, sebelum akhirnya diterjunkan ke tengah masyarakat dengan bimbingan klinis dari Ns. Sefitri, S.Kep.
Hipertensi Jadi Ancaman Nyata di Masyarakat
Pada minggu pertama, mahasiswa langsung bergerak melakukan pengkajian kesehatan dari rumah ke rumah (door-to-door) terhadap 45 Kepala Keluarga (KK) dengan total mencakup 169 jiwa. Dari hasil pengumpulan data yang objektif, ditemukan fakta bahwa Hipertensi (tekanan darah tinggi) menjadi masalah kesehatan yang paling mendominasi di wilayah tersebut.
Berdasarkan data epidemiologi yang dihimpun mahasiswa dalam enam bulan terakhir:
• Mayoritas keluarga mengeluhkan penyakit hipertensi, dengan persentase mencapai 75,56% (34 KK) .
• Pada kelompok lanjut usia (lansia), penyakit hipertensi dan diabetes melitus (DM) tercatat menjangkau 45,83% (11 lansia) dari total lansia yang ada.
• Secara keseluruhan anggota keluarga, hipertensi memimpin dengan angka 12,42% (21 orang) , disusul oleh diabetes melitus (2,36%), serta penyakit stroke dan jantung masing-masing 0,59%.
Hipertensi sering dijuluki sebagai silent killer atau pembunuh diam-diam karena kerap berkembang tanpa gejala klinis yang berat, namun berisiko memicu komplikasi fatal seperti stroke, penyakit jantung koroner, hingga gagal ginjal. Berangkat dari urgensi temuan data ini, kelompok mahasiswa sepakat menetapkan penanganan hipertensi sebagai prioritas utama masalah kesehatan komunitas di RT 02 Dusun II Desa Belo Laut.
Rangkaian Kegiatan Intervensi dan Edukasi Pola Hidup Sehat
Guna mengatasi tingginya prevalensi tekanan darah tinggi tersebut, mahasiswa profesi Ners merancang program intervensi berbasis komunitas yang bersifat promotif (edukatif) dan preventif (pencegahan).
Selama periode praktik, serangkaian program yang dijalankan meliputi:
1. Skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) Gratis: Bekerja sama dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Mentok, mahasiswa mengadakan pemeriksaan tekanan darah dan cek kesehatan berkala secara cuma-cuma bagi warga.
2. Senam Lansia: Mengajak kelompok lansia aktif bergerak guna menjaga kebugaran fisik dan membantu mengontrol stabilitas tekanan darah.
3. Penyuluhan Kesehatan Interaktif: Mengedukasi warga mengenai definisi hipertensi, mengenali faktor risiko, gejala dini, serta pentingnya kepatuhan minum obat bagi penderita kronis.
Selain itu, warga juga diberikan pemahaman mendalam mengenai pengaturan pola makan yang sehat untuk jantung, salah satunya melalui diet rendah garam, pembatasan konsumsi rokok, serta pentingnya aktivitas fisik yang teratur demi menjaga berat badan ideal.
Harapan bagi Kesehatan Desa Belo Laut
Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan pelaksanaan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) III dan seminar hasil asuhan keperawatan komunitas bersama jajaran pemerintahan desa dan Puskesmas Mentok.
"Melalui program keperawatan komunitas ini, kami berharap pengetahuan dan kesadaran masyarakat di RT 02 Dusun II Desa Belo Laut dapat meningkat pesat. Deteksi dini yang telah diajarkan diharapkan membuat warga lebih waspada dalam menjaga tekanan darahnya tetap normal, konsisten menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sehingga komplikasi penyakit yang lebih parah dapat dicegah sedini mungkin," ujar salah satu perwakilan mahasiswa profesi Ners.
Warga setempat menyambut baik program ini dan berharap kegiatan skrining mandiri serta pembiasaan aktivitas fisik seperti senam sehat dapat terus dilanjutkan secara swadaya di lingkungan RT mereka demi tercapainya derajat kesehatan desa yang optimal.

Sumber: 
Desa Belo Laut
Penulis: 
Desa Belo Laut
Bidang Informasi: 
Desa Belo Laut
Error | Desa Belo Laut

Error

The website encountered an unexpected error. Please try again later.