Anggota DPRD bapak Miyuni Rantap, sh., Kabupaten Bangka Barat melaksanakan Reses II Tahun Sidang 2026 di Desa Belo Laut sebagai ajang silaturahmi dan penyerapan aspirasi masyarakat. Kegiatan yang berlangsung dialogis ini turut menghadirkan perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Perkim/Perhubungan, dan Dinas PUPR agar keluhan warga dapat langsung ditanggapi.
Dalam sambutannya, bapak Miyuni Rantap, sh., menjelaskan kondisi keuangan daerah yang tengah mengalami defisit akibat penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat. sehingga berdampak pada pelaksanaan pembangunan.
Sejumlah isu mencuat dalam dialog, mulai dari kerusakan jalan di beberapa dusun, lampu penerangan jalan yang padam, drainase, hingga usulan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Dinas Perkim menyebut terdapat sekitar 126 rumah masuk kategori RTLH dan pengusulannya kini mengacu pada Data Regsosek agar tepat sasaran. Selain itu, 15 titik lampu jalan diusulkan untuk ditinjau langsung ke lapangan.
Di bidang kesehatan, warga mengeluhkan status BPJS nonaktif. Dari sekitar 15 ribu kuota PBI di Bangka Barat, sekitar 4 ribu sedang dalam peninjauan ulang. DPRD menyatakan siap memfasilitasi warga kurang mampu yang mengalami kendala layanan kesehatan.
Selain infrastruktur dan kesehatan, reses juga menyoroti ketenagakerjaan, keberlanjutan sektor tambang, pemberdayaan UMKM, serta rencana rehabilitasi dermaga di Dusun 3 yang telah diajukan ke PT Timah. DPRD berharap seluruh aspirasi yang disampaikan dapat diperjuangkan sesuai kemampuan anggaran daerah.
Menutup kegiatan tersebut, anggota DPRD menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi yang telah disampaikan masyarakat melalui mekanisme pembahasan di DPRD bersama pemerintah daerah. Ia juga mengajak pemerintah desa dan warga untuk terus menjaga komunikasi dan koordinasi agar setiap usulan dapat diperjuangkan sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.
Reses ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi benar-benar menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan dan pembangunan masyarakat di Kecamatan Mentok, khususnya Desa Belo Laut




